Dari Magang ke Karyawan Tetap: Kisah Sita yang Pantang Menyerah

Posted in

Gak semua orang punya awal karir yang mulus. Tapi kadang, justru dari posisi paling bawah itulah muncul mental baja yang bikin seseorang jadi luar biasa.

Hari ini kita bahas kisah Sita, yang memulai karirnya sebagai anak magang dengan gaji minim dan tugas serabutan, tapi berhasil membuktikan dirinya dan akhirnya diangkat jadi karyawan tetap — semua karena satu hal: dia nggak menyerah.

🛠️ Awal yang Serba Gak Nyaman

Sita magang di sebuah perusahaan distribusi besar.
Tugasnya? Dari input data, ngeprint dokumen, ngejilid laporan, sampai beli kopi ke pantry.
Gajinya jauh dari cukup, dan posisinya sering gak dianggap penting.

Tapi dia gak protes.
Dia bilang ke dirinya sendiri:

“Aku mau buktiin kalau aku bisa jadi bagian penting dari tim ini.”

💡 Kecil Tapi Serius

Daripada ngerjain tugas seadanya, Sita selalu cari cara untuk ngerjainnya lebih cepat, lebih rapi, dan lebih bermanfaat.

Contoh kecil:

  • Dia bikin template Excel biar laporan lebih gampang dibaca
  • Ngelabeli semua dokumen arsip dengan sistem warna
  • Bantu rekan kerja lain tanpa diminta

Keliatannya sepele, tapi lama-lama, semua orang mulai nyadar:
“Eh, anak magang ini beda.”

🗣️ Minta Feedback, Bukan Nunggu Dinilai

Setiap akhir minggu, Sita nyempetin waktu buat ngobrol ke atasannya:

“Minggu ini saya udah kerjain ini… ada yang perlu diperbaiki gak, Pak?”

Dia terima masukan dengan senyum, dan langsung benerin.
Dan yang paling penting: dia konsisten.

📈 Dari Magang ke Kontrak, Lalu Karyawan Tetap

3 bulan berlalu. Manajernya bilang:

“Kita buka posisi admin kontrak. Kamu tertarik?”

Tanpa pikir panjang, Sita ambil. Gaji masih pas-pasan, tapi dia terus belajar.
Dia mulai belajar komunikasi email, Excel lanjutan, bahkan ikut kursus online sambil kerja.

6 bulan kemudian… dia ditawari jadi karyawan tetap.

Bukan karena dia “beruntung.” Tapi karena dia bekerja seolah-olah dia udah tetap sejak hari pertama.

🎯 Pelajaran dari Kisah Sita

  1. Posisi kecil bukan alasan buat kerja setengah hati
  2. Orang yang serius pasti kelihatan — cepat atau lambat
  3. Skill itu penting, tapi attitude dan konsistensi lebih penting
  4. Jangan nunggu dinilai, aktif cari feedback

Penutup

Kalau kamu lagi ada di posisi junior, kontrak, atau bahkan magang — jangan ngerasa kecil.
Jalani dengan penuh niat, tunjukin kalau kamu punya nilai.
Karena kadang, kesempatan besar datang ke mereka yang kerja kecil tapi dengan semangat besar.

Kalau kamu pengen upgrade skill dan mental biar siap naik level, cek juga kursus “Dari Junior ke Profesional” di Karyawan Juara.


📅 Artikel baru terbit setiap hari jam 7 pagi di Karyawan Juara. Besok kita masuk hari Minggu — waktunya refleksi dan recharge pikiran!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *